Sapa Lagi

Dah lama juga ga buka blog...
what's new ya..?
Kali ini ga bakal cerita banyak sih... cuz cuman ngenet di kampus...
Jadi.. cuma pengen menyapa para blogger aja...
yang "mungkin" lihat blog ini..haha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Terbentuknya Bintang


Bintang, sama halnya dengan planet atau benda-benda antariksa yang alin. Tentunya mereka tidak muncul dengan sendirnya. Adalah nebula sebagai bahan pembentuk bintang. Nebula(berasal dari kata latin yang artinya “awan“) merupakan awan antar-bintang (interstellar cloud) yang terdiri dari debu dan gas, yang terdapat di Galaxi.

Nebula ini bisa diamati pada bintang-bintang muda di gugus Pleiades yang masih diselimuti nebula. Kerapatan materi nebula sangat-sangat kecil dibandingkan udara disekitar kita yaitu hanya 10.000 atom per cm kubik.

Untuk lebih mudahnya anggap aja bola sebagai nebula. Akibat gravitasi bagian dalam nebula, maka bagian luarnya akan tertarik, mengerut dan memampat yang dinamakan sebagai kondensasi. Pengerutan ini juga dipicu oleh gelombang kejut dari ledakan bintang di sekitarnya. Akibatnya, tekanan dalam nebula meningkat dan melawan gravitasi. Bila tekanan ini lebih besar dari gravitasi maka nebula akan tercerai-berai kembali. Masalah lain adalah akibat kondensasi maka rotasi nebula akan meningkat dikarenakan momentum sudut harus kekal. Semakin meningkat kondensasi maka rotasi nebula kian cepat. Hal ini memunculkan masalah.

Agar gravitasi nebula melebihi tekanannya maka massa nebula harus melebihi suatu harga kritis yang dinamakan Massa Jeans, dari nama pakar fisika Sir James Jeans, yang berharga beberapa ribu kali massa Matahari. Namun untuk terjadi kondensasi cukup diperlukan nebula bermassa beberapa ratus kali massa Matahari. Karenanya dalam bola besar nebula terjadi beberapa peristiwa “kondensasi kecil” yang dinamakan fragmentasi.

Akhirnya suhu tiap “kondensasi kecil” dalam bola nebula menjadi tinggi yang mengakibatkannya memijar menjadi “embrio” bintang yang disebut protobintang. Pada saat ini, materi yang tembus pancaran cahaya menjadi kedap sehingga energi yang semula bebas dipancarkan keluar ketika terjadi pengerutan kini terhambat. Ujung-ujungnya, tekanan dan suhu kian besar hingga proses pengerutan melambat dan fragmentasi terhenti. Bintang akhirnya terbentuk setelah terjadi reaksi termonuklir di intinya dan berada dalam kelompok-kelompok yang dinamakan gugus atau asosiasi bintang.
Jadi, bintang tidak terbentuk sendirian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

When I’m Fallin’ Love

Menurutku, jatuh cinta itu…

Saat dimana aku mengagumi seseorang, merasa ingin selalu menghabiskan waktu terpentingku bersama keberadaannya, mencoba mengaitkan segala sesuatu dengan yang ada padanya, merasa meleleh saat berada di dekatnya dan ingin membeku di sampingnya, kemudian semua kata terpenting lenyap dan kata-kata tanpa arti mulai bertebaran di rongga mulutku.

Saat ketika di antara kedua rongga dadaku merasakan nyeri tersayat setiap merindunya, serta membuatku susah bernafas karena degup jantung yang sering tak beraturan.

Terkadang, seperti terasa keberadaannya di sisiku, seolah sedang memperhatikanku. Dan sering tanpa kusadari air mata telah terkumpul di pelupuk mata dan ego pun mulai memuncak.

Kadang pula senyum senantiasa terhias mengiringi segala kebodohan.
Saat aku mulai ingin berkorban untuknya. Dan berharap dia membalas semua itu dengan hal yang lebih.

Yah, I’m totally in love… What about you?…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Goo Goo Dolls "Iris"

And I'd give up forever to touch you,
Cause I know that you feel me somehow.
You're the closest to heaven that I'll ever be,
And I don't want to go home right now.

And all I can taste is this moment,
And all I can breathe is your life,
And sooner or later it's over,
I just don't want to miss you tonight.

And I don't want the world to see me,
Cause I don't think that they'd understand.
When everything's made to be broken,
I just want you to know who I am.

And you cant fight the tears that ain't coming,
Or the moment of the truth in your lies.
When everything feels like the movies,
Yeah you bleed just to know you're alive.

And I don't want the world to see me,
'Cause I don't think that they'd understand.
When everything's made to be broken,
I just want you to know who I am.

And I don't want the world to see me,
Cause I don't think that they'd understand.
When everything's made to be broken,
I just want you to know who I am.

And I don't want the world to see me,
Cause I dont think that they'd understand.
When everything's made to be broken,
I just want you to know who I am.
I just want you to know who I am.
I just want you to know who I am.
I just want you to know who I am.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Kisah Pria dan Wanita

Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita.

Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin.

Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan dari induk singa.

Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria. Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri.

Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya’.

‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali. Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, ‘Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian.

Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya.

Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.

Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya. Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.

Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.

Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.

Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, ‘Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?’.

‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!’, jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Panic At The Disco - I Write Sins Not Tragedies Lyrics

Panic At The Disco - I Write Sins Not Tragedies Lyrics

Oh well imagine as I'm pacing the pews in a church corridor
And I can't help but to hear, no I can't help but to hear an exchanging of words
"What a beautiful wedding! what a beautiful wedding!"
Says the bridesmaid to a waiter
"And yes but what a shame, what a shame the poor groom's bride is a whore"

(Chorus)
I'd chime in with a "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of poise and rationality
I'd chime in "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of... oh

Well, in fact well, I'll look at it this way I mean technically our marriage is saved
Well, this calls for a toast so pour the champagne
Oh, well in fact well, I'll look at it this way I mean technically our marriage is saved
Well, this calls for a toast so pour the champagne, pour the champagne

(Chorus)
I'd chime in with a "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of poise and rationality
I'd chime in "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of poise and rationality

Again...

(Chorus)
I'd chime in "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of poise and rationality
I'd chime in "Haven't you people ever heard of closing the God damn door"
No, it's much better to fix these kinds of things with a sense of poise and rationality

Again...

[ thanks to dhe.rhany[at]gmail.com for submiting this lyric ]

powered by lirik lagu indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Mutiara Kata Cinta



Apabila manusia gagal mencintai Tuhannya, maka cinta sejati tidak akan ditemuinya.

Anda sebenarnya silap dan terperangkap apabila persahabatan dan semangat setiakawan yang terbina bertahun-tahun berakhir dengan ungkapan cinta.

Cinta yang tulus ikhlas lahir daripada sikap, perbuatan dan tindakbalas yang dipamerkan oleh seseorang, bukannya dari kata-kata bermadah walaupun terlalu indah.

Orang yang terlalu banyak berjanji semasa bercinta adalah orang yang keliru dengan perasaannya sendiri.

Cinta memerlukan keikhlasan dan kejujuran dan bukannya pengorbanan membuta tuli. Mereka yang sanggup berkorban demi cinta adalah orang yang tidak pernah memahami erti cinta sebenar.

Anda sebenarnya tidak pernah jatuh cinta atau dicintai sekiranya anda mengatakan sering gagal dalam percintaan.

Kecacatan cinta bukannya terletak atas sebab ‘Cinta Itu Buta’ tetapi disebabkan mereka yang selalu mempermainkan cinta.

Anda adalah insan yang kecewa sebelum waktunya sekiranya anda sering mengucapkan “Aku Cinta Padamu” dan “Adakah Kau Mencintaiku?”

Cinta adalah anugerah Tuhan, mereka yang menerima dan mengalaminya tidak pernah menyedari bahawa dia telah jatuh cinta kepada seseorang.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Baron VS Kukup


Sabtu, 18 Juli 2009.
Tepat pk 06.00 aku mulai melangkahkan kaki dari pintu koz menuju GSG sebagai tempat berkumpul untuk persiapan acara Sisir Pantai Kukup-Baron. Banyak teman yang telah berada di tempat tersebut. Tak heran karena seharusnya waktu berkumpul yang diberikan oleh panitia adalah sebelum pk 06.00. Yah, dasar aku-nya aja yang hobi berangkat mepet batas waktu. . huh,dasar kebiasaan orang Indonesia,,haha.
Sekitar pk 07.00 para peserta telah terkumpul semua dan temanku Ferdian selaku coordinator sie acara pun mulai memimpin pengarahan untuk acara Sisir Pantai tersebut. Dengan alat transportasi truk, semua peserta dan panitia menuju ke pantai pertama yaitu pantai Kukup. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 5-6 jam. Tepat waktu dzuhur, rombongan udah nyampe di pantai Kukup. Wah,,amazing buanget deh…! Kalo kata orang-orang nih, jika di Bali ada Tanah Lot, di Gunung Kidul Yogyakarta ada Pantai Kukup. Hahaha…keren banget bro…!


Pantai Kukup ini terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km di sebelah Timur Pantai Baron. Pantainya landai berpasir putih dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Pantai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan senggol dari atas Pulau karang kita dapat melihat hamparan pantai yang cukup luas dan sangat indah. That’s why..semuanya jadi langsung kumat narsisnya, termasuk aku.
Selain itu pantai ini kaya akan biota laut dan juga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah di Aquarium Laut atau yang dijajakan oleh para pedagang di sepanjang pantai. Wah, padahal ada Patrick alias bintang laut yang bagus banget loh, sayangnya ga kebeli karena aku lagi lebih sayang uang..(tumben ni aku sayang uang…^_^)
Ketika waktu menjelang sore, perjalanan dilanjutkan menuju pantai kedua yakni pantai Baron. Pantai Baron terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 23km arah selatan kota Wonosari. Dari pantai Kukup menuju Baron dapat ditempuh 1-2 jam berjalan kaki. Tapi 1-2 jam itu ternyata ga terlalu terasa karena tersaji pemandangan dari sepanjang bukit yang membuat mau ga mau semuanya mengeluarkan hp kamera dan mengabadikan setiap keindahan yang ada. Dalam perjalanan inilah penyisiran pantai dilakukan. Ternyata ga sedikit loh hasil “panen” sampah yang terkumpul..ckckckck…
Sesampainya di pantai Baron beberapa teman duduk di pinggir pantai sambil menikmati senja. Aku dan Ida memilih untuk membeli es kelapa muda yang dijajakan di pinggir pantai itu. Tapi, wah…rasanya aneh cuy…!? Ida yang mungkin emang lagi haus banget sih mudah menghabiskannya. Kalo aku? Cuma menyruput sedikit aja udah eneg.
Akhirnya, malam pun tiba… Pemandangan malam di pantai ternyata ga kalah menakjubkan dari pemandangan malam di gunung. Bintang itu terasa begitu dekat. Setelah semua sholat dan mandi (walo beberapa ga mandi c, termasuk aku..hehe..) ikan kakap putih bakar yang merupakan menu andalan pantai Baron ini pun dihidangkan. Aduh, sedap bangetlah pokoke…(baca pake logat ngapak,,hihi)
Perut udah terisi, tenaga udah pada balik, mulailah pemasangan tenda. Ada 4 tenda yang didirikan dengan 2 porsi untuk cewek dan 2 porsi lainnya untuk cowok. Setelah tenda terpasang, dimulai acara api unggun. Dalam acara api unggun tersebut, peserta yang berjumlah 33 orang terbagi dalam 6 kelompok. Masing-masing kelompok diwakili 1 orang untuk menyampaikan hasil penyisiran sepanjang perjalanan dari pantai Kukup ke Baron. Dari situ, banyak sih kesan dan pesan dari tiap kelompok. Diantaranya yang paling aku sayangkan adalah dari kelompok 2 yang mengatakan bahwa ternyata sampah-sampah tersebut justru dari para penduduk sekitar pantai tersebut. Huh, dasar orang Indonesia, kapan sih bisa menghargai miliknya sendiri… Pantai tuh bukan tempat penampungan sampah.
Seru juga acara api unggun tersebut. Seusainya, aku yang udah ngantuk berat langsung menempatkan diri di dalam tenda untuk terlelap. Sedangkan sebagian teman tetap terjaga diluar untuk bernyanyi atau sekadar ngrumpi.
Minggu, 19 Juli 2009
Pk 04.30 semua peserta mulai dibangunkan untuk melaksanakan sholat. Setelah itu semuanya bisa ditebak ngapain?.. Nyebur….!!!


Ada satu keunikan yang terdapat dari pantai Baron, yakni terdapat sungai yang ga “terlihat”. Bukan berarti hal mistis loh.. Tapi di sebelah barat pantai ini terdapat muara sungai bawah tanah yang mengalir dari bawah bukit karang yang menjulang tinggi. Jadi sungai ini lebih tampak seperti laut. Kejawab kan pertanyaan temen-temen yang semula bingung kenapa air di sebelah barat ga asin..hihi…
Perbedaan pantai Baron dan pantai Kukup selain pasirnya yang berwarna kuning kecoklatan juga dasar lautnya yang bebas karang. Jadi semua aman nyebur ke laut. Walau ombaknya cukup tinggi, yaitu sekita 1 meter, tapi buat yang ga bisa renang (kayak aku nih…) ga perlu takut karena cetek-nya air laut.
Kurang puas apa kalau main-mainnya selama 5 jam??? Acara games yang semula udah direncanain panitia pun dengan ikhlas dibatalkan karena ga tega melihat orang-orang yang baru pertama nyebur ke laut..huhuhu… Sampai-sampai yang semula ga mau nyebur tetep diseret dan diceburin,haha… Ga lupa juga ada acara timpuk-menimpuk pasir yang bikin minggu itu lebih seru…
Sepuas main-main dan mandi. Semuanya maa..kan lagi… Trus pulang menuju tembalang lagi. Sekitar pk 19.00 akhirnya rombongan nyampe juga di GSG dan acara ditutup dengan menyalakan kembang api.
Serunya menyaksikan indahnya pantai Kukup dan merasakan deburan ombak pantai Baron tak tergantikan deh…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bintang Itu Kamu

Bagiku setiap orang adalah bintang. Inilah dasar sebenarnya mengapa aku memilih bintang sebagai objek favoritku.
Bintang mungkin hanya sebongkah batu raksasa dengan keistimewaan ia dapat memancarkan cahaya sendiri. Bukan cahaya dari pantulan. Begitu pula manusia seharusnya memiliki aura. Setiap manusia memiliki auranya sendiri, memancarkannya sendiri. Bukan memancarkan aura orang lain alias plagiat (kejem euy nyebutnya). Beda lagi dengan gen ya teman...
Aku bukan orang yang rajin memandangi bintang dilangit. Aku bahkan hanya memperhatikan mereka beberapa kali saja, yakni setelah sebelumnya guru SD-ku mengajarkan rasi bintang yang menunjukkan arah dan aku ingin membuktikannya dan setelah guru SD-ku mengatakan bahwa warna bintang itu berbeda-beda, hijau, kuning, merah, atau putih... Pernah aku berharap bintang itu berwarna hitam, sehingga ia terlihat disiang hari dan aku dapat menyapanya ketika berangkat sekolah. Tapi itu hanya khayalan masa kecilku.
Menurut kata hatiku, bintang itu dingin karena ia selalu bungkam. Ketika aku menuliskan ini, timbul satu pertanyaan baru, apakah bintang juga meng-orbit? Sementara ini pikiranku menjawab tidak. Entah salah atau benar...haha...
Kalau aku ditakdirkan menjadi salah satu bintang dilangit, aku ingin berada diantara segerombolan bintang-bintang yang lain. Aku tidak menginginkan menjadi satu bintang yang paling terang. Aku hanya ingin terlihat damai tanpa angkuh. Aku hanya ingin selalu bersama orang-orang yang senantiasa menyayangiku, mengitariku. Dan aku ingin ada satu bintang yang setia menantiku, untuk muncul di malam hari bersamaku, untuk selalu mendampingi dan menuntunku. Bintang itu kamu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Search

...